Danantara Logo

RISALAH RAPAT

PAL Logo

Agenda:

Rapat TP TR

Nomor:652
Hari, Tanggal:Jumat, 19 Desember 2025
Pukul:
Tempat:19-12-2025
Kepada Yth.
Peserta Rapat

Ringkasan

Ringkasan Rapat – Pengembangan PPTR

Peserta Utama: HCM, Divisi Desain, Divisi PKI, Divisi Kapal Niaga, Divisi Regum, Divisi Desen, Divisi DGIA, Divisi Reku, KSPI, BUD, BNPB

Topik Pembahasan: Koordinasi dan klarifikasi terkait proses pengembangan dan implementasi PPTR (Prosedur Penilaian Teknis Perencanaan & Teknis Perencanaan) untuk proyek pembangunan kapal, termasuk koordinasi dengan berbagai divisi dan pihak terkait, serta penanganan isu-isu spesifik seperti kebutuhan peralatan, desain teknis, pengujian, dan dokumentasi.

Pokok-Pokok Pembahasan

  1. Definisi dan Penugasan Divisi: Rapat membahas peran dan tanggung jawab masing-masing divisi dalam proses pengembangan PPTR. Divisi Desain diidentifikasi sebagai inti dari pembuatan tes prosedur dan PVTF, sementara Divisi PKI bertanggung jawab atas pelaksanaan pengujian.
  2. Klarifikasi Proses dan Hubungan Antar Divisi: Beberapa divisi (Desain, Kapal Niaga, Regum, Desen, DGIA) saling mengklarifikasi proses kerja mereka dan saling berkoordinasi dalam mendukung pengembangan PPTR. Divisi Regum diidentifikasi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyelesaian aspek teknis, termasuk perolehan keahlian dari pihak eksternal seperti BNPB dan Warsila.
  3. Isu Peralatan dan Vendor: Diskusikan kebutuhan peralatan untuk proyek kapal, termasuk perolehan dari vendor seperti BNPB dan Warsila. Menekankan pentingnya dokumentasi teknis dan koordinasi dengan vendor.
  4. Pengajuan dan Penyelesaian Dokumen: Divisi DGIA bertanggung jawab atas pembuatan PPTR sebagai produk turunan dari ITP (Inspection Test Plan). Divisi Desen terlibat dalam evaluasi awal peralatan dan penyusunan dokumentasi teknis.
  5. Koordinasi dengan KSPI dan BUD: Rekomendasi untuk koordinasi dengan KSPI (Komite Standar dan Perlindungan Konsumen) untuk audit dan validasi proses. Disarankan pula koordinasi dengan BUD (Badan Usaha Darat) untuk penanganan isu-isu yang terkait dengan anggaran dan sumber daya.
  6. Prioritaskan Penyelesaian Proyek: Menekankan pentingnya menyelesaikan proyek-proyek seperti pembangunan kapal niaga dan penggerak gas lepas pantai, serta proyek-proyek terkait lainnya, dalam batas waktu yang ditentukan.
  7. Peran Aruti dan Komunikasi Langsung: Rekomendasi untuk melibatkan Aruti dalam proses komunikasi dengan Presiden dan menteri-menteri untuk mempercepat penyelesaian masalah.

Tindak Lanjut yang Disepakati

  • Divisi Desain: Melanjutkan pengembangan tes prosedur dan PVTF.
  • Divisi PKI: Melakukan pengujian sesuai dengan tes prosedur yang telah dibuat.
  • Divisi Desen: Memberikan dukungan teknis dan evaluasi peralatan.
  • Divisi DGIA: Menyelesaikan pembuatan PPTR sebagai turunan dari ITP.
  • Divisi Regum: Berkoordinasi dengan BNPB dan vendor eksternal lainnya untuk penyelesaian aspek teknis.
  • Koordinasi KSPI: Menjadwalkan pertemuan dengan KSPI untuk audit dan validasi proses.
  • Koordinasi BUD: Menjadwalkan pertemuan dengan BUD untuk membahas isu-isu anggaran dan sumber daya.
  • Pengembangan Komunikasi: Menyusun rencana komunikasi dengan Aruti untuk melibatkan Presiden dan menteri-menteri.
  • Evaluasi dan Penyesuaian: Melakukan evaluasi berkala terhadap proses PPTR dan membuat penyesuaian jika diperlukan.

Pihak yang Bertanggung Jawab (Jika disebutkan)

  • HCM: Memfasilitasi koordinasi antar divisi.
  • Aruti: Melakukan komunikasi langsung dengan Presiden dan menteri-menteri.
  • Divisi yang Ditugaskan: Setiap divisi bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas yang diberikan.

Catatan: Ringkasan ini dihasilkan secara otomatis dan didasarkan pada transkripsi yang diberikan. Tidak ada interpretasi subjektif atau opini yang ditambahkan.


Dibuat Oleh:Diperiksa Oleh:Disetujui Oleh:
PT PAL IndonesiaPT PAL IndonesiaPT PAL Indonesia
JabatanJabatanJabatan
Tanda TanganTanda TanganTanda Tangan
NamaNamaNama